“Rekanan Kecewa” Server Bermasalah, Sp2D Susah DiCetak

TunggalBerita.Com,   
JAMBI, MUARO BUNGO, – Sejumlah rekanan atau pihak ketiga (kontraktor/pemborong-red) yang ada di Kabupaten Bungo Provinsi Jambi, mengaku kecewa terkait berkas pencairan dana Sp2D (surat perintah pencairan dana) baik itu mulai dana APBD, DAK dan  DAU. Menjadi terhambat sehingga memakan waktu 3-4 hari. Hal itu terjadi karena penyebabnya tidak lain yaitu server dari pusat bermasalah, lelet sehingga proses untuk mencetak SP2D tidak bisa dilakukan.

Hasil penelusuran awak media diBadan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Bungo. Salah seorang Staf yang enggan menjelaskan identitas resminya menuturkan,
“bener bang sudah empat hari ini server di pusat bermasalah sehingga jaringan online lelet tidak bisa mencetak, sehingga berkas menumpuk, dan server itu dari pusat langsung dari Departemen “, tukasnya.

Sementara itu ditempat dan waktu terpisah, Iwan salah seorang pegawai diDinas Pendidikan Bungo, pada awak menjelaskan,
“sudah satu minggu ini signal server lelet bermasyaallah sehingga pada hari ini, kami hanya bisa dapet mencetak 5 kegiatan yang Sp2d nya bisa dicetak”, ujarnya.

Hal senada salah seorang rekanan kontraktor di Bungo atau salah seorang anggota Gapensi yang enggan membeberkan jati diri nya. Pihaknya merasa kecewa menuturkan dengan nada kesal,
“seyogyanya dengan ada nya sistem digital atau online sistem, pelayanan semakin dipermudah percepatannya. Kok ini sebaliknya membuat lambat lebih baik manual saja, jelas-jelas biar agak lambat tapi pasti. Harapan kami minta kepada pihak pemerintah Bungo agar cepat tanggap tentang hal ini dengan serius, sehingga dengan ada nya server bermasalah di pusat tidak terkesan menjadi alasan klasik”, ujarnya dengan nada agak kesal sambil menutup perbincangan.
(Dien_007)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *