Genderang Perang dari PPWI sudah ditabuh Dalam Uji Materi Hukum Perkara 3 Wartawan yang ditahan dipolres Blora

Kota Semarang|Brathasybernews.Com-Persatuan pewarta warga Indonesia (PPWI) yg berkantor dijakarta ternyata ikut memberikan apresiasi wartawan yang di jadikan tersangka terjerat pasal 368 KUHP.atsu tuduhan pemerasan. (04/06/2025).

PPWI melihat perkara ini dilihat dalam menstream hukum ada keganjilan yang dilakukan oleh polres Blora dalam penanganan 3 wartawan yang diduga melakukan pemerasan oleh korban diduga oknum TNI yang sering bermain dengan kegiatan BBM ilegal diwilayahnya.

Dugaan pengondisian dan jeratan serta jebakan Batman tentang temuan praktek ilegal BBM membuat resah pelaku atau korban

Ketua LCKI Lembaga Cegah Kejahatan Indonesia untuk wilayah Jawa tengah Joko Tirtono,SH yang berprofesi sebagai Advokat menuturkan dan mendukung langkah PPWI dalam melakukan Praperadilan guna melakukan uji materiil hukum yang sebenarnya apakah polisi dalam mengambil langkah dan tindakan tersebut sudah sesuai SOP atau atas pengondisian dari korban. pasalnya korban juga belum diambil langkah pemeriksaan Undang-undang tahun 1980 pasal 11 sebagai pemberi suap atau imbalan.

Hukum kadang tidur dan tumpul kebawah kata Joko tirtono yang sering akrab dipanggil Jack lawyer.tapi kali ini hukum harus bangkit dari tidur dari kepentingan orang orang kuat.

Kata yang sering kita baca di beberapa kantor polisi sangat elok dan apik “POLRI UNTUK MASYARAKAT” justru kadang terbalik banyak perkara bertahun tahun tidak selesai. kata Jack karena tahu kinerja polri masa kini.

Mari kita kawal bersama PPWI dalam aksi praperadilan perlu didukung oleh insan PERS Indonesia agar kejadian serupa tidak terulang , karena berita yang kurang pas atau menakutkan disana ada hak jawab, hak revisi dan permintaan takedown berita tergantung kesepakatan para pihak bukan malah korban sebagai pelaku membuat perangkap jebakan yang sudah disiapkan terdahulu, karena pers sebagai control masyarakat termasuk anggota polri yang nakal , jadi apa kata dunia kalau tidak ada pers pungkas Jack dalam mengakhiri kata di tengah awak media sambil minum kopi exspresonya.

 

(Red/Azis)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *