DEMAK – Keresahan melanda warga Dukuh Karang Pacing, Desa Rejosari, Kecamatan Karangwen, Kabupaten Demak. Pada Kamis, 12 Februari 2026, sekitar pukul 09.00 WIB, ditemukan larva hidup atau belatung di dalam paket program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang ditujukan untuk anak-anak.
Seorang wali murid yang meminta identitasnya dirahasiakan mengungkapkan kekecewaannya setelah menerima paket bantuan tersebut dari kader Posyandu setempat. Paket yang sedianya diporsikan untuk kebutuhan empat hari ke depan itu berisi:
- 2 butir telur ayam
- 1 buah belimbing
- 2 buah jeruk
- 1 bungkus roti selai
- 1 bungkus roti bayi
“Tadi pagi sekitar jam 9 kami menerima paketnya. Namun, saat dibuka di rumah, kami terkejut karena ada belatung yang masih hidup di dalamnya,” tutur wali murid tersebut.
Kondisi ini memicu kekhawatiran terkait standar pengawasan kualitas dan kebersihan bahan makanan yang disalurkan melalui Posyandu. Meskipun program MBG bertujuan untuk meningkatkan gizi anak, insiden ini justru menimbulkan trauma dan rasa takut bagi orang tua untuk memberikan makanan tersebut kepada buah hati mereka.
Pihak keluarga berharap adanya investigasi mendalam dari pihak terkait, mulai dari penyedia bahan makanan hingga alur distribusi di tingkat desa, agar kejadian serupa tidak terulang kembali dan membahayakan kesehatan anak-anak di wilayah Karangwen.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Pemerintah Desa Rejosari maupun Dinas Kesehatan Kabupaten Demak mengenai temuan unsur kontaminasi pada paket makanan tersebut.
Redaksi







